Apa Sebenarnya Hak Asasi Manusia Itu?

Saya percaya konsep hak sangat tercampur, menyesatkan, dan sengaja dibuat bingung oleh beberapa orang.

Meskipun niat Perserikatan Bangsa-Bangsa baik ketika dibawa ke dalam Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia, hak-hak ini cenderung membawa keadaan pikiran dan keberadaan korban. Mereka cenderung disiksa oleh beberapa orang.

Misalnya, berapa kali kita mendengar bahwa hak kebebasan berbicara seseorang untuk memfitnah dan merendahkan orang lain di depan umum? Saya sudah sering mendengar hal itu disalahgunakan seperti itu.

Hak-hak dalam Deklarasi Universal tentang Hak Asasi Manusia adalah hak-hak yang bermaksud baik yang beberapa orang ingin terapkan oleh hukum. Dan mereka bermaksud baik. Tapi mereka cenderung disalahgunakan dan dibingungkan oleh maksud yang tidak terlalu baik.

Seperti yang dikatakan, ini adalah Hak Asasi Manusia. Artinya, mereka dibuat oleh manusia, dan diawasi oleh manusia. Mereka bukanlah Hak Alam. Kami tidak dilahirkan dengan hak asasi manusia ini.

Ada Hak Alam, dan ini adalah hak yang mengalir keluar. Hak Asasi Manusia di sisi lain adalah hak masuk, dan dengan demikian dapat menyebabkan keadaan pikiran korban atau mentalitas lihat-apa-yang-Anda-lakukan-kepada-saya.

Satu-satunya hak yang Anda miliki sejak lahir adalah hak alami yang diberikan Tuhan berikut ini. Hak itu adalah hak untuk berbelas kasih, hak untuk bersikap baik kepada orang lain, dan hak untuk membantu orang lain. Anda memiliki hak-hak ini. Mereka bersifat naluriah. Itu terjadi tanpa berpikir. Jika dunia hidup dengan memikirkan mereka, itu akan menjadi tempat yang lebih baik. Semua pemikir roh yang hebat mempromosikan mereka. Hewan juga berlangganan mereka. Mereka alami dalam hidup.

Anda mungkin dapat menambahkan orang lain seperti Anda memiliki hak untuk melindungi diri sendiri dan keluarga serta teman dan grup Anda.

Tapi itu tidak bisa dipaksakan. Anda tidak bisa dibuat untuk menjadi baik. Anda tidak bisa dipaksa untuk membantu. Anda tidak bisa dibuat untuk melindungi diri sendiri dan orang lain. Jadi kami kemudian mengubah Hak Alam ini menjadi Hak Asasi Manusia, sehingga kemudian bisa ditegakkan oleh hukum.

Jadi, saat membaca hak, pahami bahwa hak tersebut hanya berfungsi jika digunakan dengan belas kasih, kebaikan, dan dalam upaya membantu.

Dan jika Anda baik hati, penyayang, dan bertindak seperti ini saat membantu, maka dengan sendirinya Anda akan menerima kembali hak timbal balik yang kami sebut Hak Asasi Manusia, seperti hak asasi manusia di indonesia. Tetapi jika Anda tidak baik, egois, dan sebagainya, maka Anda akan menemukan bahwa apa yang Anda sebut hak terus diinjak-injak.

Begitulah cara kerja alam semesta di sekitar kita.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *